Selasa, 25 Mei 2021

Dua Robot Bakal Pantau Efek Tabrakan Gunung Es Terbesar di Dunia

 

Gunung es terbesar di dunia diperkirakan segera cadangan margasatwa Antartika pulau Georgia Selatan. Menurut British Antartika Survey (Down), dua robot dengan panjang 1,5 meter akan segera dikirim ke lokasi untuk mempelajari efek bawah air dari tabrakan berikutnya.

Dua robot kapal selam ini dieksploitasi dari jarak jauh dan menghabiskan hampir empat bulan pengumpulan data pada suhu air laut, salinitas dan sisi berlawanan dari gunung es.

Robot akan membantu memantau perubahan yang terjadi selama tabrakan. Tidak hanya itu, teknologi ini dapat memprediksi perubahan jangka panjang dari ekosistem pulau.

Para ilmuwan mengatakan bahwa dampak luas 2.000 mil persegi dapat menghalangi jalan jutaan penguin dan anjing laut. Ini berpotensi menyebabkan hewan lapar massal di wilayah tersebut.

"Hewan dan tanaman akan menghadapi perubahan instan di lingkungan mereka," kata Basologut Balling, Gerintart Tarling, dilaporkan di antara live sains Rabu 16/16/2020).

Gunung es yang disebut A-68A dilepaskan dari Lembar Es Antartika Larsen C pada Juli 2017. Urutan udara terakhir dari Royal Air Force Royal (RAF) menunjukkan bahwa sebagian besar tepi gunung es itu Hancur. Iceberg yang rusak ini masih dipantau ke Georgia Selatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ini Jenis Aplikasi yang Bisa Bikin Boros Baterai Smartphone

BATERAI merupakan salah satu komponen penting dari sebuah ponsel pintar. Baterai dengan daya tahan lama akan membuat smartphone memiliki kem...